MENGAPA KITA HARUS PUNYA MIMPI?
Mimpi adalah energi. Tanpa mimpi, kita seperti tidak punya energi. Tanpa mimpi, hidup kita tidak akan berkembang. Tanpa mimpi dunia tidak akan maju hingga saat ini.
Perhatikanlah hal berikut ini. Kursi yang Anda duduki,
adalah hasil mimpi atau buah pikiran seseorang. Mobil yang Anda kendarai adalah
hasil imajinasi seseorang sebelum mobil itu ada. Komputer yang Anda pakai saat
ini, adalah hasil mimpi seseorang beberapa puluh tahun sebelum saat ini. Ponsel
yang Anda gunakan saat ini, adalah buah mimpi jenius seseorang sebelum ponsel
itu ada. Begitu juga dengan berbagai hal yang saat ini ada, sebelum ini sama
sekali tidak ada, adalah buah mimpi dari orang-orang sebelum barang itu ada.
Orang yang tidak punya mimpi adalah orang yang tidak suka
dengan kemajuan diri sendiri, padahal dia sendiri menikmati kemajuan orang
lain. Orang yang tidak punya mimpi adalah orang yang tidak punya semangat untuk
hidup. Ketika ditanya, “Apa mimpimu?” dia malah bertanya kembali dengan
bingung, “Apa ya... kayaknya saya gak punya mimpi, saya begini begini saja
sudah cukup.”
Bermimpi bukan bermakna tidak bersyukur dengan pencapaian
yang sudah didapat sejauh ini. Justru orang yang selalu bermimpi besar adalah
orang yang sangat bersyukur. Mengapa dia seolah tidak puas dengan mimpi yang
sudah dicapai?
Pendek katanya begini. Seseorang itu, kalau dia tidak maju,
pasti akan mundur ke belakang. Tidak ada istilahnya diam. Kalau tidak maju, ya
mundur... contohnya seseorang yang menjalankan sebuah bisnis. Dia merasa sudah
cukup dengan bisnisnya itu, tanpa belajar memperbaiki diri, tanpa menambah ilmu
pengembangan dan pengalaman lain, egois, tanpa mempelajari kemajuan jaman dan
lain-lain, maka bisnisnya itu lama kelamaan akan redup dan ketinggalan zaman
dan akhirnya mengalami kemunduran dan disalip oleh bisnis serupa yang lebih
maju.
Bermimpi bukan soal tidak bersyukur. Bermimpi adalah
kemajuan. Bermimpi adalah tantangan. Bermimpi adalah ungkapan syukur, atas
pencapaian mimpi dan bermimpi lagi yang lebih menantang. Mimpi adalah bentuk
kemajuan, yang bukan saja hasilnya bermanfaat untuk dirinya, tapi juga bermanfaat
kepada manusia lain.
Contoh sederhananya misalnya, seseorang bermimpi mempunyai
sebuah pabrik dengan karyawan 50 orang dan pendapatan 3 milyar rupiah per bulan.
Setelah mimpi itu tercapai. Dia bersyukur dengan pencapaian itu. Dia bersyukur
banyak orang mendapatkan pekerjaan, dan tentunya mengurangi beban pemerintah
mengatasi pengangguran. Kemudian dia bermimpi lagi ingin mendirikan cabang di
kota lain dengan jumlah karyawan dan omset serupa. Dengan adanya mimpi
berikutnya, dia menebar manfaat bagi banyak orang. Semakin banyak mimpi tercapai,
semakin banyak orang lain mendapatkan manfaatnya.
Inilah pentingnya selalu memiliki mimpi dan lanjut ke mimpi
yang lain bila mimpi saat ini telah tercapai. Sekali lagi mimpi adalah
tantangan, memiliki mimpi adalah memiliki tantangan yang harus dilewati.
TIDAK MEMILIKI MIMPI, HIDUP AKAN CEPAT BOSAN
Teruslah bermimpi. Dan selalu bersyukur. Salah satu bersyukur
adalah, dengan melanjutkan mimpi yang lebih besar dari sebelumnya. Artinya,
tantangan yang lebih besar dari sebelumnya. Bila kita tidak punya tantangan. Hidup
kita akan cepat bosan. Hidup kita seperti berdiri atau jalan di tempat. Pastinya
kita akan bosan. Seolah hidup tidak punya kegiatan. Bagi para pemimpi,
berpindah dari mimpi satu ke mimpi yang lain, adalah berpindah dari tantangan
satu ke tantangan lain, adalah hiburan hidup yang perlu dinikmati.
MIMPI HARUS MEMBAWA MANFAAT BAGI DUNIA
Bermimpi diniatkan bukan untuk kepentingan pribadi semata,
namun untuk membuat perbedaan pada dunia. Misal satu kawasan di daerah Anda hanya
ada 3 orang yang kaya raya dan suka berderma. Sementara Anda ingin seperti
mereka. Anda bermimpi menjadi orang kaya di daerah Anda, maka ketika mimpi itu
tercapai, jelas Anda membuat perbedaan pada dunia. Anda menambahkan daftar satu
orang kaya dan dermawan pada dunia. sekalipun hanya bertambah satu orang, Anda tetap
membuat perbedaan.
MIMPI MEMBAWA KEMAJUAN DUNIA
Bayangkanlah kursi yang Anda duduki saat ini. Ia adalah buah
imajinasi mimpi seseorang, ia adalah buah pikiran seseorang. Komputer yang Anda
gunakan saat ini, adalah hasil mimpi seseorang sebelum ada. Mimpi seseorang benar-benar
bisa mengubah dunia, bisa membuat kemajuan pada dunia. Bayangkan bila tidak ada
komputer saat ini. Dengan roda kehidupan yang semakin komplek saat ini, sangat
sulit melakukan sesuatu tanpa bantuan komputer atau pemrograman.
Bayangkan juga ketika Anda naik pesawat. Pesawat adalah
hasil imajinasi mimpi seseorang sebelum itu ada. Dahulu sebelum ada pesawat, orang
muslim dari negara yang jauh dari Arab, naik haji dengan menggunakan kapal laut
atau transportasi darat dengan memakan waktu yang cukup lama di perjalanan. Saat
ini hanya ditempuh beberapa jam saja dan itu sangat membawa manfaat yang luar
biasa.
MULAILAH BERMIMPI SAAT INI JUGA!
Mulailah bermimpi saat ini juga! Kalau tidak sekarang, kapan
lagi Anda akan bermimpi? Kapan Anda akan membuat kemajuan. Mulailah bermimpi dengan
mimpi yang kecil terlebih dahulu. Misal saat ini Anda berjualan keliling. Cobalah
bermimpi punya toko sendiri di pinggir jalan yang strategis. Kuatkan tekad
bahwa Anda bisa mencapainya. Apa pun caranya selagi tidak merugikan orang lain
dan halal, Anda akan menempuhnya dengan semangat.
KEMUNDURAN ADALAH BATU LONCATAN
Ketika Anda mengarungi mimpi, pastinya selalu ada sandungan,
selalu ada rintangan, selalu ada tantangan, selalu ada hambatan, yang membuat Anda
mundur sejenak. Tidak apa mundur. Kemunduran adalah persiapan untuk meloncat
lebih jauh dari yang saat ini. Tetaplah semangat dan bertanya ketika ada
kemunduran, “Apa yang saya pelajari dari ini?” dengan begitu Anda semakin
belajar mempelajari banyak hal, belajar dari kegagalan, dan mempersiapkan
segala sesuatu, strategi baru, ide baru, ilmu baru, dan lain sebagainya.
MEMBACA BUKU
Bacalah buku. Karena buku adalah panduan Anda untuk mewujudkan
mimpi. Mimpi Anda adalah bibit tanaman yang Anda tanam dalam tanah yang subur. Bagaimana
cara merawatnya, bagaimana cara memberi pupuk yang tepat dan membasi hama hingga
bibit itu menjadi tanaman yang kuat menjulang ke atas permukaan tanah dan
menghasilkan buah, dan menjaga buah dari predator, semuanya ada di dalam buku. Orang-orang
sukses di dunia semuanya membaca buku.
MENCARI MENTOR
Semua jago-jago silat, petarung tangguh, atau seorang
kesatria, memiliki guru yang hebat di
belakangnya. Begitu juga dengan orang-orang sukses di dunia, mereka
memiliki guru atau mentor untuk membimbing mereka untuk mewujudkan mimpi. Carilah
mentor yang menurut Anda sudah memiliki apa yang Anda inginkan, sehingga Anda pun
bisa berada di posisi mereka saat ini.
****







0 komentar:
Posting Komentar