Blog Pengembangan Diri

13 Juni 2025

5 LANGKAH MANIFESTASI APAPUN DENGAN HUKUM ASUMSI NEVILLE GODDARD

5 LANGKAH MANIFESTASI APAPUN DENGAN HUKUM ASUMSI NEVILLE GODDARD

Imajinasikan, asumsikan bahwa Anda dapat memanifestasikan keinginan Anda dengan cara yang mudah dan singkat. Neville Goddard adalah gurunya Hukum Asumsi. Menurutnya, asumsi yang kuat dan mendominasi pikiran kita setiap hari, itulah yang akan menjadi kenyataan, baik positif atau pun negatif.



Dalam hal ini, saya pun sering mendapatkan hal ini dalam hidup saya, sebelum saya mengenal hukum ini. Saya pun pernah membaca dan menonton berita, dan hal itu saya melihatnya bahwa benar asumsi yang dianggap benar dan diyakini oleh seseorang akan menjadi kenyataan dalam hidupnya, terlepas itu negatif atau positif.  Sehingga amat ditekankan di sini jangan sampai kita berasumsi negatif dan asumsi itu mendominasi keseharian kita.

Saya pernah membaca berita, ada seorang ayah yang punya asumsi pemikiran dan keyakinan bahwa kalau berfoto itu akan membawa malapetaka bagi seseorang. Dia berasumsi demikian dan berkeyakinan demikian berpuluh-puluh tahun lamanya. Hingga pada suatu saat, dia menikahkan anaknya, kemudian keluarganya mengajaknya berfoto bersama, namun bapak itu tidak mau dan bersikeras dengan keyakinan dan asumsinya itu. Akan tetapi dikarenakan dibujuk terus oleh anaknya, akhirnya dia mau berfoto bersama dengan sangat terpaksa. Dalam berita itu saya melihat foto bapak itu berfoto bersama dengan pengantin. Setelah acara itu selesai, kejadian naas terjadi. Kendaraan bapak itu tersambar kereta api dan menewaskan bapak itu dan rombongannya. Inilah asumsi yang menjadi nyata, namun dalam hal negatif.

Saya pernah membaca lagi berita di Facebook, ini belum begitu lama, sekitar 3 atau 4 tahunan lalu, bahwa ada seorang ibu dibunuh oleh suaminya sendiri. Ternyata setelah melihat postingan sebelumnya, ibu itu menyatakan, “Seandainya aku mati, maka pembunuhnya adalah suamiku.” Belakangan memang dia sering bertengkar dengan suaminya dilihat dari status-status sebelumnya, hal itu membawa pikiran negatif yang terus menerus dan berasumsi negatif dan berkeyakinan penuh bahwa dia akan dibunuh suaminya. Hingga asumsi ini menjadi kenyataan.”

Alam bawah sadar kita tidak paham mana negatif atau positif. Apa pun asumsi kita yang kita pertahankan dan diyakini kebenarannya, maka itulah yang akan menjadi kenyataan. Inilah pentingnya kita berasumsi hanya untuk yang baik-baik saja setiap hari, yang membawa kemaslahatan kita dan manusia lain atau lingkungan kita.

Saya sendiri banyak sekali pengalaman hukum asumsi yang benar-benar saya alami baik yang sengaja atau tidak sengaja. Berikut pengalaman saya, namun yang saya ceritakan di sini hanya lah yang positif yang saya alami:

1.      Saya pernah duduk di kursi direktur di kantor milik teman saya. dan minta saya difoto, Di waktu itu saya berasumsi bahwa saya menjadi seorang direktur. Saya berkata, “Beginilah rasanya menjadi seorang Direktur.” Bahkan foto itu saya pajang di IG saya. setelah sekitar empat tahun berlalu, hal ini menjadi kenyataan bagi saya, saya menjadi seorang direktur.

2.       Waktu saya menganggur dulu saya berasumsi saya punya perusahaan, sekarang menjadi kenyataan walaupun itu perusahaan kecil.

3.       Waktu saya pindah ke suatu kota, sebut saja kota A saat ini saya tinggal, saya punya keinginan dan berasumsi punya rumah tingkat. Sekarang menjadi kenyataan, dan hal itu terwujud dengan mengalir begitu saja tanpa saya harus mencicil atau kredit rumah. Saya membeli kapling tanah beberapa ratus meter persegi dan membangun rumah di atasnya secara perlahan.

4.       Sewaktu saya sangat gusar melihat jalan yang dilewati dari rumah ke jalan raya, yaitu jalan sempit dan di kanan kiri banyak pedagang kaki lima yang membuat lapak jualan terutama di depan sekolah, menjadikan jalan semakin sempit macet dan kacau. Keadaan itu sudah berlangsung sangat lama bertahun tahun, bahkan mungkin berpuluh-puluh tahun. Saya berasumsi nanti akan ada penertiban jalan oleh pemerintah setempat. Selang saya berasumsi demikian, benarlah kejadian. Lapak pedagang kaki lima di bongkar terutama yang di depan SD. Dan saya sendiri terkejut dengan asumsi saya. Kok semudah ini ya,...

5.       Saya berasumsi punya garasi dengan genteng biru, karena garasi sebelumnya roboh, padahal waktu itu saya sedang sedikit krisis keuangan. Tiba-tiba saya memberanikan diri dengan hanya belanja besi, tiba-tiba uang datang bertubi-tubi dan akhirnya garasi sekitar 6 x 7,5 meter terwujud dan gentengnya dicat biru.

6.       Saya berasumsi punya Mobil Suzuki XL 7 tipe Alpha baru, Coklat Metalik dan Manual, selang satu tahun hal itu menjadi kenyataan.

7.       Dan masih banyak lagi..

Menurut Neville Goddard, Asumsi itu berlaku untuk siapa saja dan baik sengaja atau tidak disengaja, positif maupun negatif. Nah asumsi yang disengaja ini bisa untuk mewujudkan apa pun yang kita inginkan, namun jangan untuk hal-hal negatif karena dampaknya sendiri akan merugikan kita sendiri dan bahkan orang lain atau lingkungan. Misalnya Anda ingin punya rumah impian, pekerjaan yang layak, pasangan yang serasi, hidup berlimpah, dan lain sebagainya.

untuk latihan membangun hingga hukum Asumsi ini benar-benar efektif untuk menjadi kenyataan dalam kehidupan kita, Neville Goddard menyarankan mulai dari yang kecil-kecil terlebih dahulu, dan konsisten setiap hari dengan menerapkan lima langkah yang akan di sebutkan di bawah ini. Dari asumsi kecil ini, dan kemudian menjadi kenyataan, akan memberikan keyakinan kepada Anda serta percaya diri untuk mewujudkan asumsi Goal atau mimpi yang lebih besar.

 

Ada 5 langkah dari Neville Goddard untuk manifestasi apa pun yang Anda inginkan, yaitu:

1.       Rileks. Anda harus dalam keadaan rileks, tanpa ada banyak beban, hati sedang tenang dan damai. Hati dan pikiran yang kacau akan mengganggu manifestasi terjadi.

2.       Tentukan apa yang benar-benar Anda inginkan dan harus jelas. Misalnya, Anda ingin punya rumah. Tentukan model rumahnya seperti apa, luas tanah dan bangunannya berapa, kamarnya berapa buah, dan lain sebagainya. Atau misalkan Anda ingin punya pasangan. Tentukan bagaimana tipe pasangan yang Anda inginkan, mukanya, rambutnya, perilakunya, dan lain-lain.

3.       Visualisasi. Visualisasikan apa yang Anda inginkan. Misalnya rumah impian tadi. Visualisasikan Anda memasuki ruangannya, berjalan-jalan di dalamnya dan menghirup udara ruangan. Bayangkan Anda duduk di teras rumah impian Anda sambil meminum kopi. Bayangkan kamar Anda seperti apa dan dapur yang Anda inginkan seperti apa. Bila pasangan impian. Bayangkan mukanya, rambutnya, dan bayangkan Anda menikah dengannya dan berbulan madu sambil bergandengan tangan dan menikmati kuliner bersama, dan lain-lain. Visualisasikan hanya empat (4) menit setiap hari. Waktu yang sangat tepat untuk bervisualisasi adalah sebelum tidur dan setelah bangun tidur. Waktu di mana kita mengalami setengah tidur dan otak memancarkan gelombang alpha. Lakukan setiap hari secara kontinu dan mulailah dengan asumsi yang ringan atau kecil seperti, mendapatkan secangkir kopi gratis dari seorang teman, mendapatkan tiket gratis untuk mengikuti seminar di hotel berbintang, dan lain-lain. Mulailah dari yang kecil, tapi konsisten.

4.       Rasakan dan bertindaklah, seolah olah itu sudah menjadi kenyataan. Anggap bahwa asumsi Anda sudah terpenuhi. Anggaplah seolah-olah itu semua sudah menjadi milik Anda. Ketika Anda menganggap hal ini, alam bawah sadar tidak bisa membedakan mana yang terjadi dalam benak Anda dan mana yang nyata. Jika kita menganggap itu real dalam benak atau diri kita, maka alam bawah sadar tidak punya pilihan lain selain menyamakan apa yang dalam benak itu, menjadi kenyataan di luar diri kita, menjadi realitas di luar atau lingkungan kita. Jadi di sini Anda bertindak sesuai dengan diri masa depan yang Anda inginkan, bukan berdasarkan diri Anda yang lama. Anda harus menyelaraskan visi Anda di masa depan yang Anda inginkan, bukan berpatokan pada masa lalu yang tidak relevan dengan diri Anda yang baru.

5.       Ulangi proses itu secara kontinu, berkesinambungan dan lepaskan, serahkan. Asumsi kecil yang dilakukan terus menerus dan membuahkan hasil, akan mengundang ke asumsi yang lebih besar yang bisa Anda wujudkan.

Dalam menerapkan lima langkah ini Anda harus benar-benar yakin bawah asumsi Anda yang berupa mimpi atau goal atau rencana atau keinginan Anda atau apapun itu, bakal menjadi suatu kenyataan atau realitas Anda di waktu yang tepat. Anda harus yakin 100 persen, bahwa asumsi itu pasti menjadi kenyataan. Keyakinan yang setengah-setengah tidak akan mengubah apa pun selain bertambahnya keraguan. Inilah pentingnya memulai berasumsi yang kecil-kecil terlebih dahulu. Bila Anda sudah berhasil dengan asumsi kecil, Anda menjadi lebih percaya diri dan pada dasarnya impian sebesar apa pun pasti bisa diwujudkan. Dan bagi Semesta tidak ada bedanya asumsi besar dan kecil, tidak ada kesulitan untuk mewujudkannya. Semuanya tergantung sampai di mana keyakinan dan keahlian kita dalam mewujudkan asumsi.

***

Share:

MENYEMBUHKAN MASA LALU

 


Setiap dari kita pasti pernah mengalami masa lalu yang sangat tidak mengenakkan, atau bisa dalam artian menyakitkan. Entah itu ditinggal orang tua tercinta atau anggota keluarga tercinta, dibuly orang, bisnis bangkrut, di-PHK atau diberhentikan kerja, hubungan cinta yang kandas, dikhianati teman, dan lain-lain.

Adakalanya masa itu sangat menyakitkan dan sangat sulit diatasi. Kita tenggelam dalam kekalutan, keruwetan dan kegelisahan, bahkan memakan waktu beberapa tahun.

Lalu mengapa hal ini bisa terjadi. Menurut David R. Hawkins, dalam bukunya “Letting Go”, bahwa mengapa masa lalu yang menyakitkan itu sulit sembuh dan memakan waktu yang lama, dikarenakan kita tidak mau melepaskannya. Seandainya saja kita melepaskan peristiwa yang membuat kita sakit, maka akan lebih mudah kita terlepas dari jeratan sakit ini.

Melepaskan yang dimaksud DR. Hawkins adalah, merelakan, atau memasrahkan dan membiarkan hal itu terjadi kepada kita tanpa memodifikasi hal itu dan memaksakan menjadi sesuatu yang kita inginkan. Biarkan saja itu terjadi, dan kita hanya mengamati tanpa memodifikasi. Ketika kita melepaskannya, maka akan lebih cepat pula penyembuhan itu, dan bahkan kita akan lebih kuat dari sebelumnya. Alih-alih kita bertanya kepada diri, “Mengapa ini semua bisa terjadi pada saya, apa salah saya?”, kita lebih baik menanyakan, “Apa yang dapat saya pelajari dari ini semua?”

Dengan kita menanyakan hal ini kepada diri sendiri, ini akan membuat kita lebih kuat, lebih dewasa, dan lebih mengerti akan memaknai hidup, dan melangkah lebih maju lagi menuju keberhasilan dan kebahagiaan.

Salah satu contoh misalnya, ketika kita enak-enak dan nyaman bekerja di perusahaan dan sudah bertahun-tahun, tiba-tiba saja kita di-PHK dengan alasan dari pihak perusahaan, bahwa perusahaan sedang mengalami krisis keuangan misalnya. Bukan hanya itu, kita hanya dikasih uang PHK untuk bertahan satu-dua bulan. Maka kita sangat sakit dibuatnya. Dalam batin kita berontak, kita melakukan perlawanan. Kita tidak rela hal itu terjadi pada kita. Alih-alih mengatakan, “Mengapa saya di-PHK? Mengapa hidup saya begini?”, cobalah katakan, “Apa yang dapat saya ambil pelajaran dari ini semua?” pertanyakan terus hal ini kepada batin Anda.

Pertanyaan ini sangat memberdayakan sehinggalah kita menemukan jawaban, “Oh, sepertinya aku akan menemukan pekerjaan yang jauh lebih layak dari yang kemarin. Kemarin aku bekerja memakai sistem shift malam dan siang bergantian, itu sangat mengganggu kesehatanku. Mungkin Tuhan akan menempatkan aku pada pekerjaan yang bagus buat kesehatanku dan keluargaku, atau mungkin Tuhan akan menemukan padaku peluang berwirausaha sehingga aku menjadi seorang pebisnis yang sukses.”

Hal ini pernah terjadi kepada saya. Saya adalah seorang berkelulusan Perguruan Tinggi Negeri, namun bertahun-tahun lamanya tidak mendapat pekerjaan di perusahaan. Tentunya stres, malu kepada keluarga di kampung, minder dengan teman-teman yang sudah pada maju. Melamar pekerjaan selalu saja ditolak. Saya mengakuinya karena IPK saya memang di bawah rata-rata. Dengan keadaan itu untuk bertahan hidup, saya bekerja serabutan apa saja yang bisa menghasilkan uang sekedar untuk makan. Sampai saya menikah dan punya anak kehidupan saya masih belum berubah. Hingga pada akhirnya saya banyak memiliki relasi teman-teman kuliah dulu, dan dari sana saya mendapatkan peluang pekerjaan dan akhirnya sekarang saya punya perusahaan yang walaupun kecil hanya ada beberapa karyawan saja, kehidupan saat ini sangat jauh lebih baik ketika saya bekerja serabutan dahulu.

Kembali kepada penyembuhan masa lalu yang suram, bahwa menurut DR. Hawkins, semua itu bisa disembuhkan dengan cara melepaskan, merelakan, membiarkan hal itu terjadi tanpa ada sedikitpun perlawanan. Semakin kita melawan, misalnya tidak rela kita di-PHK, atau diputus pasangan, semakin sakit dan lama penyembuhan terjadi. Lepaskan..lepaskan... dan lepaskan...

Anda bukan perasaan Anda, Anda bukan pikiran Anda. Ketika perasaan sakit atau tersakiti itu muncul, menurut DR. Hawkins, akan menimbulkan ribuan bahkan jutaan pikiran. Satu perasaan bisa menghasilkan jutaan pikiran dalam benak kita. Inilah yang membuat perasaan sakit, lahir jutaan pikiran-pikiran negatif. Jadi untuk menanganinya fokus pada perasaan itu sendiri. Dan kemudian lepaskan, dan jangan dimodifikasi. Perasaan sakit... ya biarkan saja Anda sakit, jangan melawan. Sekali lagi Anda bukan perasaan dan pikiran Anda. Biarkan perasaan dan pikiran itu dan Anda cukup mengamati semua itu. Dan membiarkan mereka pergi berlalu begitu saja. Ini akan sangat lebih mudah sakit itu sembuh.

Salah satu membiarkan perasaan dan pikiran negatif yang muncul itu adalah dengan mengalihkan ke perasaan dan pikiran kepada sesuatu hal yang lain dan lakukan terus menerus setiap perasaan dan pikiran itu datang. Mengalihkan itu bukan melawan atau tidak terima, namun lebih ke arah mengalihkan fokus kepada sesuatu hal yang membuat Anda lebih baik. Alih-alih Anda merasa tertekan dengan PHK, alihkan dengan merasakan senangnya bila berwirausaha walaupun memulai dengan hal kecil, waktu tidak diatur-atur, kita lebih bebas dan santai, kita menjadi direktur usaha kita sendiri.

Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat.

 

Share:

12 Juni 2025

HUKUM ASUMSI NEFILLE GODDARD

“KETIKA KITA BERULANG KALI MEMBAYANGKAN HIDUP KITA SEOLAH OLAH KEINGINAN KITA TELAH TERWUJUD, PIKIRAN BAWAH SADAR KITA TIDAK PUNYA PILIHAN SELAIN MENGANGGAP KEINGINAN ITU SEBAGAI SEBUAH KEBENARAN..”


"Anda harus menganggap kehidupan ideal yang Anda inginkan di masa depan, sebagai fakta kehidupan Anda saat ini. Anda bisa mendapatkan cita-cita, tentang apa yang Anda inginkan dengan menganggap cita-cita itu telah terwujud..."

Neville Goddard lahir di Barbados, 19 Februari tahun 1905, dan berpindah ke New York pada tahun 1922. Di New York Neville bekerja sebagai seorang pemain teater, namun kariernya tidak begitu cemerlang. Pada tahun 1933, iya bertemu dengan seorang spiritualis bernama Abdullah, yang kurang banyak diketahui tentang catatan keberadaannya.

Di situlah awal pemahaman barunya tentang kekuatan sebuah asumsi, Law of Assumption, yang dikenal saat ini, walaupun Neville tidak begitu menyatakan secara eksplisit lengkap hukum ini.

Saat itu, Neville ingin sekali menghabiskan malam liburan natal bersama keluarganya di Barbados, tempat kelahirannya. Namun Neville tidak memiliki cukup uang untuk pulang ke kampung halamannya. Kemudian Abdullah berkata kepada Neville, “Hiduplah seolah-olah kamu sudah berada di sana, berjalan-jalan mengelilingi kota, dengan perasaan dan segenap pikiran yang hadir di sana.”

Abdullah meyakinkan Neville Goddard untuk terus konsisten melakukannya. Berasumsi bahwa ia benar-benar melakukan perjalanan dengan tiket kapal kelas 1, menuju kampung halamannya dan berkumpul bersama keluarganya.

Suatu pagi di bulan Desember sebelum kapal terakhir berangkat dari New York ke Barbados, Neville mendapatkan sebuah surat berasal dari saudara jauhnya lengkap dengan uang lima puluh dolar dan tiket kapal untuk berlayar ke Barbados. Neville sangat kaget dan bahagia luar biasa. Namun yang mengganjal di hati Neville adalah, tiket itu ternyata kelas 3. Sedangkan yang ia bayangkan adalah tiket kelas 1 sebagaimana yang Abdullah katakan. Hal itu kemudian disampakan kepada Abdullah temannya. Abdullah membantah keras dengan berkata, “Tidak. Kamu pulang dengan tiket kelas 1, bahkan saya sudah melihat kamu seolah sudah berada di sana bersama keluargamu.”

Ketika jadwal hari keberangkatan kapal tiba, Neville berangkat ke pelabuhan. Sesampai di sana, ketika Neville memberikan tiket ke penjaga, penjaga tiket memberitahu Nevllle bahwa tiket kelas 3 sudah penuh, dan yang sudah terlanjur memesan tiket kelas 3 dialihkan ke kelas 1. Kembali Neville terkejut, bahwa asumsinya dan apa yang dikatakan Abdullah ternyata benar-benar menjadi kenyataan.

 

“Ketika kamu membuat keputusan, maka alam semesta akan bersatu padu untuk mewujudkan sehinggalah keputusan itu berubah menjadi KENYATAAN.”

-          Emmerson –

 

Sejak saat itulah Neville Goddard semakin mendalami ilmu tentang Hukum Kekuatan Asumsi. Neville sering diundang di berbagai acara di beberapa tempat.

Suatu hari Neville mengisi seminar di suatu kota. Karena semua peserta sangat tertarik dan antusias dengan seminar itu, mereka ingin Neville mengadakan lagi pertemuan lanjutan. Namun Neville memberikan syarat untuk mengikuti pertemuan lanjutan, yaitu setiap peserta harus lulus dua (2) syarat. Syaratnya adalah Barang siapa yang bisa lulus dari dua tantangan ini dalam dua minggu ke depan, maka berhak untuk mengikuti pertemuan lanjutan. Dua Tantangan itu adalah eksperiman sebuah tangga.

Tantangan pertama, “Siapa pun yang dalam dua minggu berhasil menaiki tangga, berhak mengikuti pertemuan lanjutan.” Neville menjelaskan kepada semua peserta, sebelum tidur dan setelah bangun tidur, harus membayangkan sebuah tangga, dan menaikinya dari bawah ke atas. Merasakan saat tangan dan kaki menyentuh tangga. Setelah di atas, kemudian turun kembali dan dilakukan secara perlahan. Rasakan seolah-olah kaki benar-benar menginjak anak tangga satu persatu. Visualisasi tersebut harus dilakukan selama beberapa hari.

Tantangan kedua. Menulis sebuah kata-kata di kertas, “Saya tidak akan menaiki tangga”, dan di tempelkan di dinding kamar tidur dan di dinding lain serta tempat-tempat yang mudah terlihat. Yang dimaksud Neville adalah, tulisan ini menegaskan bahwa agar peserta tidak menyengaja menaiki tangga. Karena kalau menyengaja, sangat mudah sekali yaitu tinggal membeli atau meminjam tangga dan menaiki dan kemudian turun kembali.

Salah satu peserta menceritakan pengalamannya, bahwa saat itu dia mendapatkan tantangan ini ketika Neville datang ke kotanya dan memberikan tantangan ini. Ketika melakukan visualisasi, Neville menjelaskan untuk memejamkan mata, dan merasakan tangan memegang sisi tangga dengan begitu jelas, Peserta ini menjalankan apa yang di sarankan oleh Neville Goddard semuanya. Namun tidak begitu berasumsi berlebihan.

Hingga pada suatu hari, ibunya meneleponnya untuk datang ke rumah. Ketika sampai di rumah, ayahnya sedang memperbaiki atap rumah, dan meminta tolong kepadanya untuk membawakan cat ke atas dengan menggunakan tangga. Kemudian dia menaiki tangga, dan saat dia turun ke bawah dia tersadar dan ingat tulisan bahwa dia tidak akan menaiki tangga. Ternyata, visualisasinya benar-benar menjadi kenyataan tanpa dia menyengaja sama sekali.

 “JIKA ANDA YAKIN SESUATU AKAN TERJADI, KEMUNGKINAN BESAR HAL ITU AKAN TERJADI. JIKA ANDA BERASUMSI BAHWA HAL-HAL BAIK AKAN TERJADI, MAKA ANDA AKAN MELIHAT HAL-HAL BAIK TERJADI DALAM HIDUP ANDA.”

Eksperimen kecil ini hanyalah contoh dan latihan. Anda bisa bereksperimen ke yang lebih besar seterusnya sesuai dengan keyakinan Anda.

Share:

11 Juni 2025

MENGAPA KITA HARUS PUNYA MIMPI?

MENGAPA KITA HARUS PUNYA MIMPI?

Mimpi adalah energi. Tanpa mimpi, kita seperti tidak punya energi. Tanpa mimpi, hidup kita tidak akan berkembang. Tanpa mimpi dunia tidak akan maju hingga saat ini.

Perhatikanlah hal berikut ini. Kursi yang Anda duduki, adalah hasil mimpi atau buah pikiran seseorang. Mobil yang Anda kendarai adalah hasil imajinasi seseorang sebelum mobil itu ada. Komputer yang Anda pakai saat ini, adalah hasil mimpi seseorang beberapa puluh tahun sebelum saat ini. Ponsel yang Anda gunakan saat ini, adalah buah mimpi jenius seseorang sebelum ponsel itu ada. Begitu juga dengan berbagai hal yang saat ini ada, sebelum ini sama sekali tidak ada, adalah buah mimpi dari orang-orang sebelum barang itu ada.

Orang yang tidak punya mimpi adalah orang yang tidak suka dengan kemajuan diri sendiri, padahal dia sendiri menikmati kemajuan orang lain. Orang yang tidak punya mimpi adalah orang yang tidak punya semangat untuk hidup. Ketika ditanya, “Apa mimpimu?” dia malah bertanya kembali dengan bingung, “Apa ya... kayaknya saya gak punya mimpi, saya begini begini saja sudah cukup.”

Bermimpi bukan bermakna tidak bersyukur dengan pencapaian yang sudah didapat sejauh ini. Justru orang yang selalu bermimpi besar adalah orang yang sangat bersyukur. Mengapa dia seolah tidak puas dengan mimpi yang sudah dicapai?

Pendek katanya begini. Seseorang itu, kalau dia tidak maju, pasti akan mundur ke belakang. Tidak ada istilahnya diam. Kalau tidak maju, ya mundur... contohnya seseorang yang menjalankan sebuah bisnis. Dia merasa sudah cukup dengan bisnisnya itu, tanpa belajar memperbaiki diri, tanpa menambah ilmu pengembangan dan pengalaman lain, egois, tanpa mempelajari kemajuan jaman dan lain-lain, maka bisnisnya itu lama kelamaan akan redup dan ketinggalan zaman dan akhirnya mengalami kemunduran dan disalip oleh bisnis serupa yang lebih maju.

Bermimpi bukan soal tidak bersyukur. Bermimpi adalah kemajuan. Bermimpi adalah tantangan. Bermimpi adalah ungkapan syukur, atas pencapaian mimpi dan bermimpi lagi yang lebih menantang. Mimpi adalah bentuk kemajuan, yang bukan saja hasilnya bermanfaat untuk dirinya, tapi juga bermanfaat kepada manusia lain.

Contoh sederhananya misalnya, seseorang bermimpi mempunyai sebuah pabrik dengan karyawan 50 orang dan pendapatan 3 milyar rupiah per bulan. Setelah mimpi itu tercapai. Dia bersyukur dengan pencapaian itu. Dia bersyukur banyak orang mendapatkan pekerjaan, dan tentunya mengurangi beban pemerintah mengatasi pengangguran. Kemudian dia bermimpi lagi ingin mendirikan cabang di kota lain dengan jumlah karyawan dan omset serupa. Dengan adanya mimpi berikutnya, dia menebar manfaat bagi banyak orang. Semakin banyak mimpi tercapai, semakin banyak orang lain mendapatkan manfaatnya.

Inilah pentingnya selalu memiliki mimpi dan lanjut ke mimpi yang lain bila mimpi saat ini telah tercapai. Sekali lagi mimpi adalah tantangan, memiliki mimpi adalah memiliki tantangan yang harus dilewati.

 

TIDAK MEMILIKI MIMPI, HIDUP AKAN CEPAT BOSAN

Teruslah bermimpi. Dan selalu bersyukur. Salah satu bersyukur adalah, dengan melanjutkan mimpi yang lebih besar dari sebelumnya. Artinya, tantangan yang lebih besar dari sebelumnya. Bila kita tidak punya tantangan. Hidup kita akan cepat bosan. Hidup kita seperti berdiri atau jalan di tempat. Pastinya kita akan bosan. Seolah hidup tidak punya kegiatan. Bagi para pemimpi, berpindah dari mimpi satu ke mimpi yang lain, adalah berpindah dari tantangan satu ke tantangan lain, adalah hiburan hidup yang perlu dinikmati.

 

MIMPI HARUS MEMBAWA MANFAAT BAGI DUNIA

Bermimpi diniatkan bukan untuk kepentingan pribadi semata, namun untuk membuat perbedaan pada dunia. Misal satu kawasan di daerah Anda hanya ada 3 orang yang kaya raya dan suka berderma. Sementara Anda ingin seperti mereka. Anda bermimpi menjadi orang kaya di daerah Anda, maka ketika mimpi itu tercapai, jelas Anda membuat perbedaan pada dunia. Anda menambahkan daftar satu orang kaya dan dermawan pada dunia. sekalipun hanya bertambah satu orang, Anda tetap membuat perbedaan.

 

MIMPI MEMBAWA KEMAJUAN DUNIA

Bayangkanlah kursi yang Anda duduki saat ini. Ia adalah buah imajinasi mimpi seseorang, ia adalah buah pikiran seseorang. Komputer yang Anda gunakan saat ini, adalah hasil mimpi seseorang sebelum ada. Mimpi seseorang benar-benar bisa mengubah dunia, bisa membuat kemajuan pada dunia. Bayangkan bila tidak ada komputer saat ini. Dengan roda kehidupan yang semakin komplek saat ini, sangat sulit melakukan sesuatu tanpa bantuan komputer atau pemrograman.

Bayangkan juga ketika Anda naik pesawat. Pesawat adalah hasil imajinasi mimpi seseorang sebelum itu ada. Dahulu sebelum ada pesawat, orang muslim dari negara yang jauh dari Arab, naik haji dengan menggunakan kapal laut atau transportasi darat dengan memakan waktu yang cukup lama di perjalanan. Saat ini hanya ditempuh beberapa jam saja dan itu sangat membawa manfaat yang luar biasa.

 

MULAILAH BERMIMPI SAAT INI JUGA!

Mulailah bermimpi saat ini juga! Kalau tidak sekarang, kapan lagi Anda akan bermimpi? Kapan Anda akan membuat kemajuan. Mulailah bermimpi dengan mimpi yang kecil terlebih dahulu. Misal saat ini Anda berjualan keliling. Cobalah bermimpi punya toko sendiri di pinggir jalan yang strategis. Kuatkan tekad bahwa Anda bisa mencapainya. Apa pun caranya selagi tidak merugikan orang lain dan halal, Anda akan menempuhnya dengan semangat.

KEMUNDURAN ADALAH BATU LONCATAN

Ketika Anda mengarungi mimpi, pastinya selalu ada sandungan, selalu ada rintangan, selalu ada tantangan, selalu ada hambatan, yang membuat Anda mundur sejenak. Tidak apa mundur. Kemunduran adalah persiapan untuk meloncat lebih jauh dari yang saat ini. Tetaplah semangat dan bertanya ketika ada kemunduran, “Apa yang saya pelajari dari ini?” dengan begitu Anda semakin belajar mempelajari banyak hal, belajar dari kegagalan, dan mempersiapkan segala sesuatu, strategi baru, ide baru, ilmu baru, dan lain sebagainya.

 

MEMBACA BUKU

Bacalah buku. Karena buku adalah panduan Anda untuk mewujudkan mimpi. Mimpi Anda adalah bibit tanaman yang Anda tanam dalam tanah yang subur. Bagaimana cara merawatnya, bagaimana cara memberi pupuk yang tepat dan membasi hama hingga bibit itu menjadi tanaman yang kuat menjulang ke atas permukaan tanah dan menghasilkan buah, dan menjaga buah dari predator, semuanya ada di dalam buku. Orang-orang sukses di dunia semuanya membaca buku.

 

MENCARI MENTOR

Semua jago-jago silat, petarung tangguh, atau seorang kesatria, memiliki guru yang hebat di  belakangnya. Begitu juga dengan orang-orang sukses di dunia, mereka memiliki guru atau mentor untuk membimbing mereka untuk mewujudkan mimpi. Carilah mentor yang menurut Anda sudah memiliki apa yang Anda inginkan, sehingga Anda pun bisa berada di posisi mereka saat ini.

****

Share:

10 Juni 2025

JANGAN CERITAKAN KEPADA SIAPAPUN TENTANG MIMPI ATAU RENCANA ANDA

 


JANGAN CERITAKAN KEPADA SIAPAPUN TENTANG MIMPI ATAU RENCANA ANDA

 

Kesuksesan mencintai kesunyian. Layaknya seekor harimau yang sedang mengincar mangsa, adakah dia teriak-teriak, mengaung di dekat mangsanya? Tentunya tidak bukan? Dia merayap perlahan nyaris tak bersuara, bahkan dia sangat berhati-hati melangkah, sebisa mungkin tidak ada rumput yang bergoyang. Sampai pada waktu ketika mangsanya sudah berada dalam jangkauan, dia menyergap dengan sangat cepat, dan akhirnya berhasil.

Begitu juga dengan kesuksesan atau mimpi Anda, atau Rencana Anda, atau Goal Anda, apa pun itu. Anda tidak boleh berbicara kepada siapa pun. Ini bukan masalah rahasia, tapi ini adalah strategi. Mimpi Anda masih sangat rentan di awal. Mimpi Anda ibarat benih yang di tanam di dalam tanah. Anda hanya perlu menyiramnya setiap hari dan tidak perlu diganggu. Benih di dalam tanah memerlukan kesunyian untuk tumbuh, memperkuat akar. Sampailah waktunya dia muncul dari permukaan tanah, dan tumbuh berkembang menjadi pohon yang besar dan gagah, dan menghasilkan buah yang bagus untuk dipanen.

Jika Anda mengatakan rencana Anda kepada orang lain terlalu dini, Anda sama saja membocorkan energi mimpi untuk tumbuh menjadi pohon yang kuat. Mimpi tidak memerlukan validasi atau pengakuan dari orang lain. Semakin Anda mencari pengakuan dari orang lain, semakin mimpi itu terganggu untuk tumbuh. Semakin Anda menyampaikan rencana Anda pada orang lain, semakin banyak mereka memberikan gangguan kepada Anda. Salah satu gangguan yang dimaksud adalah mereka memberikan ide atau tanggapan terhadap rencana atau mimpi Anda yang berseberangan dengin visi Anda, membuat Anda jadi ragu, banyak pertimbangan, dan kehilangan momentum.

Semakin Anda berbicara tentang mimpi Anda kepada orang lain, semakin hilang energi yang seharusnya Anda gunakan untuk mewujudkan mimpi itu.

Dengan Anda merangkul kesunyian, Anda membangun momentum, dan mimpi Anda semakin tumbuh ibarat benih yang tumbuh dari dalam tanah. Dengan Anda sibuk mencari validasi atau mengumumkan mimpi atau rencana Anda, Anda merusak benih yang sedang tumbuh. Benih yang baru tumbuh sangat rentan terhadap gangguan.

Begitu juga mimpi Anda di awal, sangat rentan dipengaruhi oleh ide atau tanggapan orang lain. Anda menjadi tidak percaya diri, yang kemudian Anda membatalkan atau tidak meneruskan mimpi yang sedang tumbuh. Atau ada saja halangan datang yang menghambat mimpi Anda untuk tumbuh.

Melangkah dengan kesunyian, artinya Anda fokus. Fokus dengan mimpi Anda dapat mengikis segala gangguan yang dapat menghancurkan mimpi Anda. Semakin Anda fokus, semakin mudah mimpi itu terwujud.

Para tokoh-tokoh dunia, baik penemu, orang-orang kaya di dunia, para saintis, mereka bekerja di awal dalam diam. Tidak ada orang yang tahu. Sampai akhirnya semua orang terkejut apa yang sudah mereka capai. Yang dapat kita petik di sini adalah, yang paling penting adalah “HASIL”.

HASIL berbicara tanpa menggunakan kata-kata dan kegaduhan. Ibarat pohon tadi yang sudah menghasilkan buah yang manis. Anda tidak perlu bercerita kepada orang lain. HASIL adalah senjata marketing ampuh untuk pengumuman pada dunia. Anda tidak perlu membayar iklan untuk mengumumkan. Anda tidak perlu keliling dunia untuk mempromosikannya. Dunia atau orang di sekitar Anda minimalnya, akan mengetahui sendiri HASIL yang Anda perolah dari upaya Anda bekerja dalam diam selama ini.

 


Share:

09 Juni 2025

UCAPAN MENINGGALKAN KESAN


UCAPAN SELALU MENINGGALKAN KESAN

Ada hukum yang menyatakan bahwa, “Apa pun yang diungkapkan selalu meninggalkan kesan.”

Brian Tracy mengatakan, “Saat Anda mengatakan sesuatu yang meningkatkan harga diri dan rasa percaya diri orang lain, secara otomatis juga meningkatkan rasa percaya diri Anda. Dengan membuat orang lain merasa bahagia dan positif. Anda pun merasa bahagia dan positif. “

Bicara positiflah pada diri sendiri sepanjang waktu, sehingga saat menghadapi perubahan dan kegagalan yang tidak terduga, pikiran alam bawah sadar Anda siap untuk pulih, lebih cepat pulih. Sama seperti pohon bambu. Anda akan menghadapi pukulan awal, kemudian segera pulih.

Bicaralah pada diri sendiri; Saya bisa melakukannya. Saya bisa melakukannya. Saya bisa melakukannya. Dan jika adan orang lain yang sedang ragu, katakan padanya, Anda bisa melakukannya. Ketahuilah bahwa banyak kehidupan orang bisa berubah karena ucapan orang lain terhadapnya. Dan Anda pun bisa melakukannya.

Setiap kali ada orang datang melayani kita, misal pelayan di restoran membawakan makanan dan minuman kepada Anda, katakan, “Anda hebat, pelayanan Anda hebat. Pasti Anda akan menjadi orang sukses di masa mendatang.” Kata kata ini membawa dampak positif pada orang itu dan masuk ke alam bawah sadar nya dan membuat dia percaya diri dan yakin suatu saat dia akan sukses sebagaimana yang kita katakan padanya.

Ada seseorang yang datang menemui Brian Tracy, “Saya pernah bertemu Anda saat seminar di Kansas City. Saat itu hidup saya kacau. Sekarang, kehidupan saya sangat baik. Saya menjalankan bisnis sendiri dan saya punya rumah bagus bersama keluarga. Hidup saya berubah karena Anda menyempatkan waktu untuk bicara, menulis, menelepon, dan mengirim pesan kepada saya. surat Anda masih saya simpan untuk saya lihat dan baca lagi, karena tidak seorang pun pernah mengatakan hal itu kepada saya.”

Menurut Brian Tracy, hukum timbal balik menyatakan semakin sering Anda mengatakan kepada orang lain bahwa mereka adalah orang baik, berarti semakin sering pula Anda mengatakan hal yang sama kepada diri sendiri. Demikian pula semakin Anda mengatakan hal positif kepada diri sendiri, semakin Anda terbiasa bicara positif kepada orang lain.

 

Share:

KEKUATAN SELF-TALK (BERBICARA PADA DIRI SENDIRI)



KEKUATAN BERBICARA PADA DIRI SENDIRI (Selft-Talk)

Menurut Brian Tracy, satu prinsip sederhana yang mengubah hidupnya secara menyeluruh adalah berbicara positif dan yakin kepada diri sendiri bahwa masa depan dan potensi diri tidak terbatas. Sebanyak 95% emosi ditentukan oleh bagaimana kita berbicara dalam batin selama menjalani hari. Apa yang Anda pikirkan sepanjang waktu membentuk diri Anda. Anda menjadi versi diri yang Anda katakan dalam batin sepanjang waktu.

Bagaimana Anda berbicara tentang diri sendiri dalam batin? Perlu Anda ketahui bahwa pengaturan default otak manusia adalah melihat diri sendiri secara negatif. Pikiran seperti dipenuhi oleh kekhawatiran, kecemasan, ketakutan, keraguan, sedih, duka cita, pikiran ini selalu terngiang ngiang dan menghambat laju perkembangan diri kita. Contohnya adalah, “Saya tidak bisa”, “Saya tidak mampu”, “Saya selalu sakit”, “Saya tidak bisa sembuh” dan lain-lain. Ini masuk ke alam bawah sadar kita sehinggalah memang kita menjadi tidak bisa, tidak mampu, tidak sehat, membentuk apa ya kita ucapkan. Kita jarang melatih otak kita untuk memikirkan apa-apa yang kita inginkan.

Lantas, bagaimana kita memilih secara sengaja untuk mengatakan pada diri kita sendiri dengan kata-kata yang positif, bahwa saya bisa, saya mampu, saya pasti berubah, saya pasti sembuh, saya sehat, saya pasti bisa mencapai hal yang saya inginkan, saya menemukan hal-hal baru, saya jadi hobi membaca, saya menemukan lingkungan baru yang mendukung perkembangan saya, saya pasti bakal kaya, saya pasti punya perusahaan, saya pasti punya rumah impian, saya selalu bahagia setiap waktu, saya selalu tenang dalam kondisi apa pun, saya pasti bisa melewati rintangan saat ini, saya pasti mendapat peluang, saya bakal menemukan relasi yang membantu kemajuan bisnis saya, saya mencintai diri sendiri, saya sangat kasih pada diri sendiri, saya mampu disiplin sebagaimana orang sukses, saya pasti sukses, saya pasti meraih keberhasilan, saya pasti meraih mimpi-mimpi saya dengan mudah, saya suka menolong orang lain, saya tidak sulit berbagi, saya pemurah, saya penyayang, saya selalu berhasil mendapatkan apa yang saya inginkan. Semuanya tinggal masalah waktu, semuanya akan datang pada waktunya ketika saya sudah siap.. Semuanya itu bisa kita lalukan dengan selalu latihan berkata seperti itu terus menerus pada diri sendiri. Apa yang kita ucapkan menarik segala sesuatu, membentuk siapa diri yang kita inginkan. Ini adalah hukum alam. Ketika terbersit kita mengatakan pada diri sendiri, “Saya tidak bisa”. Lalu marahlah pada diri sendiri dengan membatah, “Saya bisa, saya bisa melakukannya”. Ketika terbersit kecemasan akan kegagalah, alih alih mengatakan, “Saya takut gagal”, ubahlah dengan, “Saya pasti berhasil, ini bukan kegagalan, tapi batu loncatan untuk saya semakin kuat, untuk saya melompat ke depan lebih jauh lagi.”

Kata-kata pada diri sendiri adalah kekuatan super yang membentuk Anda menjadi pribadi yang Anda inginkan di masa mendatang. Apa yang Anda ucapkan dan lakukan saat ini, membentuk Anda di 5 tahun ke depan, 10 tahun ke depan dari saat ini, dan seterusnya. Anda akan menjadi orang yang berbeda dari 5 atau 10 tahun yang lalu pada saat itu.

Selain berbicara positif pada diri sendiri, kita juga bisa membantu orang untuk mengatakan positif pada diri mereka sendiri, hal ini juga akan menjadikan bicara kita pada diri sendiri menjadi semakin kuat dan semakin membentuk diri yang kita inginkan. Orang lain juga yang kita sarankan untuk berbicara positif pada dirinya sendiri, akan juga membentuk diri mereka sesuai perkataannya.

 Jual beli barang bekas: Ngedeal.co.id

Jual beli rumah: juaru.com

 







Share:

BUAT PERBEDAAN SETIAP HARI

 BUAT PERBEDAAN SETIAP HARI


“Make the different every single day”, kata mendiang penulis dan pembicara hebat, Jim Rohn. Buatlah perbedaan setiap hari, walau hanya satu persen. Perubahan atau perbedaan satu persen setiap hari tidak terlihat di jangka pendek, tapi sangat terlihat jauh perbedaannya ketika sudah berlangsung lama.

Yang dimaksud “perbedaan” di sini adalah, “membuat perubahan ke arah yang lebih baik”. Untuk memudahkan memahami, berikut adalah contoh-contoh perubahan setiap hari:

 

Membaca buku sepuluh halaman setiap hari.

Misalnya, Anda membaca buku pengembangan diri setiap pagi selama sepuluh halaman. Lantas mungkin ada yang bertanya, apa sih gunanya membaca buku? Ingat. 99% orang-orang sukses di dunia memiliki kegemaran membaca buku. Contohnya saja Bill Gates, Mack Zukerberg, Warren Buffet, Tony Robin, Elon Musk, dan lainnya. Mereka bahkan menghabiskan berjam-jam membaca buku setiap hari.

Waktu yang tepat untuk membaca buku adalah di pagi hari. Saya sendiri memiliki kebiasaan setelah bangun diri dan membersihkan diri, saya sempatkan membaca buku. Bisa sebelum subuh atau setelah sholat subuh.

Ada apa dengan membaca buku? Emerson mengatakan, “Cukup kamu punya dua hal, kamu sudah cukup untuk hidup, yaitu kebun dan perpustakaan.” Kebun yang dimaksud Emerson adalah pikiran, dan perpustakaan adalah buku. Buku ibarat pestisida untuk membunuh rumput liar atau hama yang menyerang kebun sehingga kebun bisa selalu lestari di panen berkala. Saya mendapatkan hal ini dari Mentor saya Mas Ocke Satrio.

Dalam hubungannya dengan kehidupan bisnis misalnya, dengan selalu rutin membaca buku, kita seolah mendapatkan petunjuk, bimbingan, cahaya, bagaimana melangsungkan bisnis, bagaimana membuat strategi, bagaimana memuaskan pelanggan, bagaimana merawat bisnis, bagaimana mengatasi kerugian, bagaimana manajemen keuangan, bagaimana man power nya dan lain sebagainya.

Sepuluh halaman buku yang kita baca setiap hari, sama saja kita mengumpulkan power atau energi setiap hari. Semakin lama power itu semakin kuat. Modal kita ke depan semakin besar. Karena modal itu bukan saja uang, tapi mental, ilmu, dan pengalaman, kesehatan, serta kepercayaan orang lain juga modal yang sangat berharga. Dengan membaca buku kita bisa mendapatkan informasi banyak hal tentang semuanya.

 

Investasi setiap hari

Saat ini sangat banyak broker di Indonesia yang resmi untuk kita berinvestasi dengan hanya melalui aplikasi. Ada yang hanya saham, ada yang lengkap dari saham, Gold, hingga Kripto. Contohnya adalah Pluang, Indodax, Pintu, Ajaib, dan lain sebagainya. Aplikasi ini memiliki legalitas yang kuat sehingga Anda bisa berinvestasi dengan mudah dengan jumlah yang sangat kecil. Pluang misalnya, hanya dengan sepuluh Anda bisa berinvestasi Kripto.

Saya sendiri untuk berinvestasi saham, menggunakan Jasa Sekuritas BCA. Cara daftarnya sangat mudah. Anda cukup punya rekening BCA yang biasa dan kemudian download aplikasi BCA Sekuritas dan ikuti langkah dan persyaratannya sampai selesai. Enaknya BCA sekuritas, kita bisa berinvestasi setiap hari dengan transfer ke Rekening BCA sekuritas milik kita dan siap bertransaksi untuk membeli saham. Ada yang harga saham di bawah seratus rupiah per lembar. Jadi dengan 10rb kita bisa membeli banyak lembar saham.

Seiring berjalan nya waktu, dengan Anda berinvestasi, pundi-pundi kelimpahan Anda semakin bertambah dan sampai minimal titik batas di mana uang menghasilkan untuk Anda adalah, di mana uang yang Anda investasikan sudah bisa menghidupi Anda setiap bulannya melebihi dari penghasilan pokok Anda dari pekerjaan Anda saat ini. Misalnya, gaji Anda saat ini dari pekerjaan adalah sepuluh juta rupiah. Maka investasi Anda bisa menghasilkan lima belas juta rupiah per bulan tanpa Anda mengeluarkan keringat setetes pun. Inilah pahamnya kita bagaimana uang bekerja untuk kita, bukan kita bekerja untuk uang.

Yang paling penting di sini dalam berinvestasi adalah, uang yang kita investasikan adalah uang bebas atau uang dingin di luar kebutuhan bulanan kita. Misal dari kebutuhan harian kita dua ratus ribu rupiah, ada sisa sepuluh ribu dan ini bisa diinvestasikan. Atau misalkan kebutuhan kita dalam sebulan sembilan juta lima ratus ribu rupiah sudah termasuk cicilan dan dana darurat, maka ada sisa lima ratus ribu per bulan, bisa kita investasikan.

 

Kebiasaan Bangun Lebih Pagi

Pagi hari setelah bangun pagi adalah waktu yang sangat tepat karena menentukan waktu-waktu seharian setelah momen pagi itu. Misal kan waktu subuh adalah jam 04.30. Maka kita mulai membiasakan satu jam lebih awal dari itu yaitu jam 03.30. Setelah bangun, Bersyukur sekitar sepuluh menit, mensyukuri semua yang telah kita punya dan bersyukur atas semua mimpi yang belum terwujud. Dan membaca buku dan bermeditasi sebentar, bisa membersihkan terlebih dahulu ke kamar mandi. Kalau saya sendiri jujur saja setelah bangun dan bersyukur, langsung ke kamar mandi membersihkan diri, sambil melangkah mengucapkan, “Aku memilih bahagia”. Setelah itu beribadah (saya beragama Islam).

Jadi mulailah hari Anda dengan aktivitas positif seperti di atas, maka keseharian kita selanjutnya di tentukan oleh satu jam setelah kita bangun pagi. Jika kita memilih bahagia, kita akan bahagia sepanjang hari itu.

Kebiasaan bangun pagi ini lama kelamaan akan menjadi kekuatan atau energi bagi kita dan sangat menentukan masa depan kita selanjutnya.

 

Berbagi Setiap Hari

Berbagi terhadap sesama, atau istilahnya bersedekah setiap hari, sama saja dengan investasi pada diri sendiri. Dengan kita berbagi, sama saja kita berinvestasi ke alam. Dalam ajaran Islam misalnya, setiap sedekah akan diganjar sepuluh kali lipat, tujuh puluh kali lipat, bahkan tujuh ratus kali lipat. Bersedekah sama saja kita menanamkan ke alam bawah sadar, bahwa kita berlimpah, alam berlimpah, uang akan selalu datang kepada kita.

Berbagi, kalau hanya satu dua tiga hari, mungkin tidak akan terasa efeknya, tapi jika hal ini dijadikan kebiasaan setiap hari, bahkan nominal nya kian bertambah, semakin lama semakin membawa keuntungan yang sangat besar bagi kita. Salah satunya adalah membuka peluang, menghindari kerugian atau kecelakaan, melancarkan segala urusan dan lain sebagainya.

Dan masih banyak lagi hal-hal yang membuat kita berbeda setiap hari, berubah ke arah yang lebih baik. Tiga poin di atas hanyalah contoh membuat perubahan.

****

Share:

08 Juni 2025

MENGUBAH MIMPI MENJADI KENYATAAN

 MENGUBAH MIMPI MENJADI KENYATAAN

 

Apakah Anda punya mimpi yang belum terwujud? Ataukah Anda sudah punya mimpi yang sudah terwujud dan ingin mewujudkan mimpi lainnya? Atau malah Anda tidak punya mimpi sama sekali.

Mimpi memang bisa mengubah cara hidup seseorang. Orang yang punya mimpi cenderung melakukan bagaimana caranya agar mimpi itu terwujud. Hampir rata-rata orang-orang sukses di dunia awalnya bukanlah seorang yang berada. Kebanyakan mereka terlahir di keluarga yang miskin atau biasa-biasa saja. Tetapi karena mereka punya mimpi besar, mimpi itu mendorong mereka untuk bisa mewujudkannya menjadi kenyataan.

 


Apa bedanya Mimpi dan Berkhayal ?

Lalu apa bedanya mimpi dan berkhayal? Mimpi yang saya maksud di sini bukan mimpi ketika kita tertidur. Tapi mimpi yang saya maksud adalah keinginan terdalam yang sangat ingin terwujud di kehidupan kita, dan kita menyelaraskan segala pikiran, perasaan dan tindakan kita sesuai visi mimpi dengan keyakinan penuh. Sedangkan berkhayal adalah melamun sesuatu yang sangat kita inginkan tanpa kita berusaha untuk meraihnya, dan bahkan tidak yakin dengan lamunannya.

 

Bagaimanakah agar mimpi itu menjadi kenyataan?

Saya akan menguraikan ini berdasarkan pengalaman pribadi dan berdasarkan berbagai sumber yang saya baca, baik dari membaca buku dan seminar yang saya ikuti. Pastinya kita punya lebih dari satu mimpi. Sekarang pastikan dulu satu mimpi yang menurut Anda saat ini benar-benar sangat penting bagi hidup Anda.

Berikut ini merupakan panduan bagaimana mimpi itu menjadi terwujud di kehidupan Anda.

a.     Tentukan Mimpi Anda secara spesifik

Tentukan mimpi Anda terlebih dahulu secara spesifik dan jelas. Misalnya Anda ingin punya mobil. Anda tidak bisa hanya menentukan "punya mobil". Harus jelas! Mobil baru atau bekas, Mereknya apa, jenis mobil apa dan warna apa, tipe nya seperti apa, manual atau matic, dan lain-lain.

Bila mimpi kita tidak jelas, misal hanya "mobil baru". Maka bila mimpi itu menjadi kenyataan, mobil baru nya akan acak dan mungkin tidak sesuai dengan yang benar-benar Anda inginkan. Sebagai contoh sewaktu mobil tua saya dijual (sebuah mobi tua Daihatsu Zebra seharga belasan juta rupiah), untuk pelatihan kerja, suatu saat saya ingin punya mobil baru yang tidak mogok-mogokkan seperti mobil tua itu. Selang beberapa tahun memang saya punya mobil baru, tapi saya mendapatkannya dengan jenis acak.

Waktu itu mimpi saya menjadi nyata. Saya membeli mobil baru, Honda Mobilio tahun 2016. Mobil itu memang jauh lebih nyaman ketimbang mobil tua, namun seiring waktu, saya tidak suka dengan mobil itu karena suaranya di dalam sangat berisik ketika dilaju dengan kecepatan walau hanya 70 km/jam dan juga suspensinya keras.

Setelah mobil itu lunas dan saya jual untuk menambah kekurangan beli tanah, saya punya mimpi untuk memiliki Mobil baru. Kali ini mimpi saya sangat spesifik yaitu; Suzuki XL-7 Manual Tipe Alpha (tertinggi) berwarna Coklat Metalik. Sekitar dua tahun setelah Honda Mobilio saya terjual, saya benar-benar punya Suzuki Xl 7 dengan spesifikasi yang benar-benar persis. Bahkan saya sampai lupa bahwa saya bermimpi sebelumnya tentang mobil ini. Waktu saya mau membeli mobil ini, saya hanya ditawari 2 pilihan warna, karena akhir tahun, untuk tipe tersebut tinggal 2 warna yaitu Coklat Metalik dan Putih, untuk tipe manual. Saya memilih warna putih.

Saya lupa bahwa mimpi saya bukan warna putih. Sekitar keesokan harinya Sales memberitahu bahwa yang putih sudah diambil orang. Jadi hanya tinggal yang warna coklat metalik. Akhirnya ya sudah saya ambil warna tersebut. Kemudian saya teringat bahwa dulu saya bermimpinya memang berwarna coklat, seolah warna ini sudah terpesan ke alam dan tidak bisa diubah lagi ketika waktunya dan seolah alam tidak mau membatalkannya karena sudah di depan mata. Dan saya tentunya sangat senang dengan warna ini karena belakangan malah ada yang memberitahu yang warna putih harus sangat rajin membersihkan karena sangat mudah terlihat kotor.

Di waktu lain saya punya mimpi punya Motor Benelli, namun saya punya dua pilihan tipe, yaitu Motobi 200 CC dan Motobi 150 CC Cafe Racer. Saya selalu bingung menentukan mana yang saya inginkan dari kedua itu. Hingga pada akhirnya mimpi itu menjadi kenyataan, awalnya saya ke dealer mau membeli yang Cafe Racernya, entah kenapa setelah di dealer berubah jadi mengambil Motobi 200 cc Moge-nya Benelli. Saya agak sedikit kurang nyaman memakainya karena di jalan orang sering memperhatikan motor saya.

Inilah pentingnya mimpi yang benar-benar jelas dan detail. Bila samar, alam bawah sadar kita juga jadi bingung, dan akan mewujudkan kepada kita secara acak.


b.     Jangan Ceritakan Mimpi Itu Kepada Siapa Pun

Ini adalah faktor yang sangat penting. Kehebohan akan membocorkan energi mimpi Anda. Ibarat Anda meniup balon, namun bocor di mana-mana hingga balon itu tidak pernah menjadi besar. Mimpi Anda adalah energi, jangan biarkan bocor. Jangan biarkan Anda sibuk pamer kepada orang lain. Pamer barang yang belum di tangan Anda. Saya sendiri sering mengalami hal ini. Di waktu tahap awal saya membeli Suzuki Xl 7, saya sibuk bicara ke mana-mana, ya.. heboh. Karena ada uang di tangan. Tapi kenyataannya tidak langsung terjadi, dilalahnya ada saja kebutuhan mendesak, bangun rumahlah, bayar hutanglah, ini itu lah. Padahal sales sudah bolak balik kegirangan ke rumah saya dan sudah buat SPK. Eh tiba tiba semuanya bubar... Setelah itu saya memilih diam. Saya tidak banyak bicara pada siapa pun. Bahkan saya sudah melupakan mimpi itu. Saya sudah menyerahkan semuanya. Baru sekitar delapan bulan setelah itu mimpi saya punya Suzuki XL 7 degan spesifikasi yang saya inginkan, benar-benar terwujud.

Pernah juga saya punya mimpi, punya sebuah wahana di samping lahan saya untuk keperluan bisnis saya. Saya heboh ke sana kemari, sibuk memberitahu kepada orang lain akan rencana saya. Apa yang terjadi? Tanah itu pada akhirnya dibeli orang lain...Gagal....

Saya akan membahas poin ini di artikel lain dengan lebih luas.

 

c.      Yakin Dengan Mimpi Anda

Ini adalah faktor yang sangat utama. Tiada mimpi yang akan terwujud tanpa Anda yakin. Bila Anda ragu-ragu, mimpi itu akan menjauh dan seolah Anda memancarkan energi negatif ke alam semesta. Anda berkata, “Ah tidak mungkin mimpi itu menjadi kenyataan. Aku ini siapa..?” Pernyataan ini memblok mimpi Anda sendiri untuk terwujud. Anda sendiri yang membatalkan mimpi Anda.


d.     Bayangkan Anda seolah sudah mengalami mimpi itu

Luangkan waktu untuk membayangkan impianmu, lebih bagusnya waktu itu adalah ketika akan tidur dan setelah bangun tidur. Pejamkan mata sesaat. Misalnya Anda ingin mobil impian Anda, rasakan Anda berada di mobil itu, rasakan Anda menyetir mobil itu dan mendengarkan musik itu. Tehnik ini memberi jalur saraf di otak, dan semesta akan membuat serangkaian kejadian mewujudkan mimpi itu menjadi kenyataan.

 

e.     Selaraskan Pikiran, Emosi (Perasaan), dan Tindakan dengan Mimpimu

Anda harus menyelaraskan pikiran, emosi dan tindakan dengan mimpi Anda. Jangan Anda bermimpi, tapi Anda selalu dihantui pikiran, bagaimana kalau itu tidak nyata, ah aku tidak layak, ah begini dan begitu nanti, ah masa iya? Bila Anda tidak selaras maka mimpi Anda hanyalah menjadi khayalan semata.

 

f.       Lepaskan Keterikatan - Pasrahkan!

Melepaskan keterikatan yang dimaksud adalah jangan terlalu ngarep, jangan menggebu-gebu. Karena melepaskan, artinya Anda sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan. Anda sudah menganggap mimpi itu pasti terwujud, dan merasakan Anda berada di keadaan mimpi itu.

Setelah Anda punya mimpi dan menyelaraskan pikiran, perasaan, dan tindakan ke arah mimpi itu, lepaskanlah. “Letting Go...” “Serahkan...”, kata Dr Hawkins dalam judul bukunya “Letting Go”.

Sedikit menceritakan pengalaman saya. Di tahun 2018, saya diundang ke kantor Perusahaan baru teman saya di Jakarta untuk membicarakan sesuatu. Kemudian saya melihat meja dan kursi direktur terpampang di sana. Dan saya meminta izin untuk duduk di sana. Dan kemudian saya duduk. Saya bilang dalam hati, beginikah rasanya menjadi Direktur?. Ya, memang saya sangat ingin menjadi direktur dari dulu. Saya meminta kepada teman saya agar saya di foto. Dan foto itu saya pasang di instagram saya. Saya tidak heboh ke mana-mana. Cukup di simpan di dalam saja karena jujur saya malu.

Saya sudah menyerahkan mimpi saya itu dan bahkan sudah melupakannya. Sekitar empat tahun kemudian saya benar-benar menjadi seorang direktur. Ya.. tentunya Direktur untuk perusahaan saya sendiri. Mimpi menjadi Direktur menjadi kenyataan. Saya tidak perlu bekerja terlalu keras untuk itu. Semesta seolah merancang serangkaian banyak peristiwa sehinggalah saya menjadi seorang direktur, walaupun hanya perusahaan kecil. Tidak masalah.

Share:

07 Juni 2025

HIDUP MINIMALIS

 


Pernahkah Anda merasa rungsing melihat rumah Anda yang terlihat serba semrawut? Melihat pakaian tergeletak di kursi atau di meja, di lantai. Melihat kipas angin yang sudah lama mati tapi tersimpan di gudang, atau di kolong tempat tidur, terbiar kotor tidak diperhatikan. Komputer lama yang sudah terpakai karena kehadiran laptop Anda, printer yang rusak, sepatu dan sandal lama tidak terpakai, teronggok di tempat sepatu atau gudang. Baju-baju Anda dan anggota keluarga Anda yang sudah lama tidak terpakai terbiar cukup lama di lemari Anda. Belum lagi sepeda anak yang sudah tidak digunakan lagi karena anak Anda sudah dewasa, terbiar di gudang penyimpanan. Dan masih banyak lagi barang-barang yang terbiar, teronggok di rumah dari yang kecil hingga yang besar, yang murah hingga yang mahal, tidak diperhatikan yang membuat rumah Anda penuh dengan barang-barang memberi kesan kumuh dan berantakan.

Lantas bagaimanakah kita menyelesaikan masalah ini? Inilah perlunya kita mengenal konsep hidup minimalis. Saya membaca sebuah buku yang menurut saya sangat berguna dan mungkin wajib menjadi bacaan bagi siapa saja yang ingin memiliki rumah yang bersih, indah sederhana, dan tertata dengan baik. Buku itu berjudul “The Joy Off Less”, yang dalam versi bahasa Indonesia buku itu berjudul “Seni Hidup Minimalis”, karangan Francine Jay. Sesuai dengan judul buku dan konsep yang di bawanya, buku itu tidak memuat satu gambar pun, bahkan di Covernya sekalipun.

Dengan gaya penyampaian sederhana tapi jelas, buku ini sangat enak dibaca dan mudah dipahami oleh siapa pun. Menurut Francine Jay, setiap ada satu barang yang masuk, baik dengan cara membeli atau pemberian, harus ada minimal satu yang keluar. Misalnya kita membeli baju baru, maka baju lama harus dikeluarkan untuk memberi ruang pada baju baru. Dengan demikian jumlah barang di rumah bisa dikendalikan dan meminimalkan ke semrawutan. Barang itu harus di keluarkan bukan ke garasi, tapi harus benar-benar keluar, baik dihadiahkan ke orang lain yang masih membutuhkan, atau bila sudah tidak layak pakai bisa dibuang.

Namun bila kita baru mengetahui dan menerapkan konsep minimalis ini, tentunya barang-barang kita sudah berjubel-jubel tidak karuan, tidak cukup hanya satu masuk satu keluar. Kita harus kroscek semua barang mulai dari yang kecil atau mudah, hingga yang lebih kompleks.

Satu rumah langsung dibersihkan sekali serang mungkin Anda akan langsung kelelahan dan mungkin akan membuat Anda jera di kemudian hari. Jadi, mulai dari satu ruangan misal ruang keluarga. Atau bila ini masih terasa berat, mulai dari satu lemari. Masih berat juga? Coba mulai dari satu laci penyimpanan.

Untuk memudahkan pembahasan, kita ambil satu contoh, laci penyimpanan. Tumpahkan semua isi laci, dan siapkan tiga buah penyimpanan sementara, bisa kardus atau tong atau kantong plastik. Setiap barang tumpahan laci nantinya akan kita pilah-pilah dan menjadi tiga kategori yaitu Simpan, Buang, atau Berikan.

Di dalam laci biasanya ada tersimpan dokumen kecil seperti surat nikah, bekas nota-nota pembelian, barang-barang kosmetik, peniti, jarum, kunci, mainan anak, jam tangan, peralatan tulis, remote, pemotong kuku, tisu, bahkan kadang ada kaos kaki, buku tulis atau buku masakan yang sudah tidak terpakai. Tanyalah barang itu satu persatu, “Kau ini apa dan apa fungsimu?”, “Bagaimana kau tiba di sini?”, “Apakah aku membelimu, atau apakah kau hadiah dari seseorang?”, “Seberapa sering kau kugunakan?”, “Akankah kau kuganti jika hilang atau rusak, ataukah aku justru akan merasa lega?”, “Apakah aku benar-benar menginginkanmu?”. Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur, karena apa pun yang Anda katakan, barang Anda tidak akan tersinggung.

Mulai pilah-pilahlah barang-barang laci ini dan masukkan ke dalam tiga kategori. Untuk barang-barang kecil seperti peniti dan jarum, tanyakan apakah kita sering memerlukan? Atau hanya sekali-sekali. Jika hanya sekali-sekali, mungkin kita tidak perlu menyimpan terlalu banyak, karena barang kecil ini pastinya kita tidak menyimpan sedikit. Untuk barang pernik-pernik ini nantinya masukan ke penyimpanan khusus dan nantinya penyimpanan khusus ini juga bisa masuk ke dalam laci.

Untuk mainan anak, karena ini barang anggota keluarga lain misalnya, Anda harus mendapat persetujuan dari pemiliknya, dalam hal ini adalah anak Anda, tanyakan kepada anak Anda apakah mainannya masih mau dipakai atau boleh diberikan kepada temannya. Nantinya mainan anak ini masuk dalam penyimpanan berbeda, dan menunggu temuan mainan lain di bagian rumah Anda.

Setelah Anda membagi barang-barang laci dalam tiga kotak sementara, Anda bisa membuang semua isi dalam kategori buang, menyimpan kembali barang yang perlu di simpan dalam laci, dan membagikan semua barang dalam kotak ‘berikan’.

Mudahkan? Nah, dari ‘Operasi Laci’ ini, Anda bisa melanjutkan kembali latihan operasi yang lebih besar misal dalam satu lemari, kemudian satu ruangan, dan pelan tapi pasti, rumah Anda berseri bebas dari ‘sampah’ yang semrawut. Pada akhirnya, ruangan banyak yang terlihat kosong dan rapi, seperti Anda pernah melihat sampel rumah yang akan dijual, atau sampel ruangan yang Anda lihat di internet atau di majalah. Anda tidak perlu membeli perabotan mahal atau mendesain ulang ruangan Anda. Cukup Anda bersihkan, rapikan, dan jaga agar tidak mudah barang duplikat dan yang tidak diperlukan, ruangan rumah Anda akan selalu indah dilihat.

Pada akhirnya, kegiatan bersih-bersih dan rapi-rapi ini akan menjadi habit atau kebiasaan Anda dan Anda melakukannya dengan senang dan bahagia, tidak menjadi beban, percayalah.

***


Share:

KEBIASAAN BARU = KEHIDUPAN BARU





KEBIASAAN BARU = KEHIDUPAN BARU

Kebiasaan membentuk siapa kita. Siapa kita saat ini adalah dibentuk oleh kebiasaan kita selama ini. Untuk mengubah hidup, kita harus mengubah kebiasaan, atau membuat kebiasaan baru. Menurut Tony Robin, tiga kebiasaan baru membentuk kehidupan baru. Contoh kebiasaan sebelumnya selalu bergaul dengan orang-orang toksix atau beracun, misal dengan pengedar narkoba, hari-hari kita dikelilingi orang-orang tersebut. Cara berpikir, bertindak, dan merasa persis seperti mereka. Kehidupan serba tidak tenang, hidup dibayang-bayang dosa dan rasa bersalah, hidup penuh ketakutan dan kegelisahan. Seketika Anda meninggalkan lingkungan tersebut, bergaul dengan orang-orang baru, lingkungan baru, yang sehari-harinya membicarakan kemajuan diri, beramal, berbuat kebaikan terhadap sesama, membangun bisnis halal, maka kehidupan baru Anda di mulai. Anda benar-benar mempunyai kehidupan baru. Kehidupan yang sangat mendukung mental Anda, mendukung karir Anda, mendukung hidup Anda di masa depan.

Contoh lainnya adalah, yang sebelum ini Anda tidak pernah membaca buku, tidak pernah jalan-jalan ke toko buku, Gramedia misalnya, biasanya hanya ke mall nya saja beli baju, beli sepatu, nonton film di bioskop, kini Anda mengubah haluan dengan mencoba masuk ke gramedia, membeli dan membaca buku-buku selft development atau pengembangan diri dan lainnya. Seketika juga akan sangat mempengaruhi hidup Anda selanjutnya.

Menurut Jim Rohn, membaca buku sedikit demi sedikit, minimal membiasakan sepuluh halaman setiap hari, kita biasakan dan kita jadikan habit harian, maka sedikit demi sedikit kebiasaan ini menumpuk, berkalkulasi, membentuk sesuatu pengaruh yang semakin besar kepada hidup Anda. Anda akan semakin bertambah wawasan, pengetahuan, ilmu-ilmu baru, pencerahan baru, sesuatu yang baru Anda rasakan. Sedikit banyak, dan semakin banyak apa yang Anda baca akan mempengaruhi tindakan Anda, mempengaruhi bagaimana “take action” Anda dalam mengarungi hidup.

Setiap orang-orang kaya di dunia hobinya membaca buku setiap hari. Bill Gate, Warrent Buffet, Elon Musk, Mack Zukerberg, dan lain-lainnya, menghabiskan berjam-jam setiap hari untuk membaca buku. Maka untuk menjadi sukses kita harus meniru bagaimana kebiasaan orang-orang sukses.

Menurut Jim Rohn, “Jika kamu ingin sukses, belajarlah tentang kesuksesan. Jika kamu ingin kaya, belajarlah kekayaan, belajarlah bagaimana orang-orang kaya  mendapatkan kekayaan. Jika kamu ingin hidup sehat, belajarlah bagaimana kebiasaan orang-orang yang sehat. Jika ingin kebahagiaan belajarlah ilmu kebahagiaan.”

Kembali ke KEBIASAAN BARU = KEHIDUPAN BARU. Tentu saja bila kebiasaan baru itu negatif, hasilnya juga negatif. Kebiasaan baru positif, hasilnya juga positif. Istilah ini seperti sesuatu yang sangat unik, atau bahkan di antara Anda mungkin ada yang baru mendengar. Ya memang begitulah, jika Anda belum menemukan solusi keadaan saat ini yang tidak Anda inginkan, artinya ilmu dan pengalaman dan kebiasaan yang Anda punyai saat ini, tidak bisa atau belum cukup untuk menyelesaikan masalah saat ini. Artinya Anda harus hidup di kehidupan baru dengan membangun kebiasaan positif yang baru, Anda harus mengubah dan atau membangun kebiasaan positif yang baru.


***


Share:

06 Juni 2025

MENGUBAH HIDUP 180 DERAJAT

 



“Mengubah hidup 180 derajat ?” Pertanyaan ini mungkin terbersit sesekali di benak kita. Pertanyaan ini muncul akibat seseorang mungkin sudah jenuh dengan kehidupannya saat ini yang, bisa dikatakan, ‘tidak maju-maju’. Melihat orang lain sepertinya mudah saja mendapatkan kehidupan yang layak seperti bisnis yang lancar terus, uang yang banyak, mobil mentereng, dan lain sebagainya.

Pertanyaan ini seperti mendorong ingin tahu dan ingin merasakan perubahan pada seseorang, di mana kehidupan saat ini berada pada kondisi yang tidak diinginkan. Kehidupan yang tidak diinginkan saat ini contohnya:

- Usaha tidak maju-maju bahkan semakin banyak hutang, terjerat tagihan di mana-mana;
- Tidak bahagia, tidak tenang, gelisah, dan suka marah;
- Selalu menemui jalan buntu;
- Selalu tidak tercapai apa yang diinginkan;
- Semakin mengejar, semakin menjauh apa yang diinginkan;
- Selalu iri melihat kemajuan orang;
- Dan lain-lain.

Ini adalah kondisi yang tidak diinginkan yang sering terjadi dan dialami oleh sebagian besar orang. Lantas, adakah sebenarnya solusi agar kita berada pada posisi yang diinginkan?

Suatu waktu saya mengikuti seminar yang diisi oleh Mas Ocke Satrio di Jakarta, seorang pengusaha sukses asal Bandung yang tinggal di Amerika, bahwa sebagian besar orang cenderung menaiki kereta yang tidak diinginkan. Bagaimana hal itu terjadi? 

1. Selalu berpikir yang tidak diinginkan,
2. Selalu merasa yang tidak diinginkan,
3. Selalu bertindak yang tidak diinginkan.

Contohnya kita ingin uang berlimpah, tapi selalu memikirkan kekurangan, merasakan kekurangan, dan bertindak layaknya orang yang kekurangan. Kita ingin hutang lunas, tapi yang dipikirkan adalah tagihan, yang dirasakan adalah beban hutang melilit.

Cara untuk mengubah itu semua adalah yang pertama sekali kita harus berhenti dari itu semua. Berhenti memikirkan, merasa, dan bertindak yang tidak kita inginkan. Kemudian kita berbalik arah menuju sesuatu yang kita inginkan.

Contohnya kita ingin selalu dalam kelimpahan. Maka berhentilah berpikir kekurangan sekalipun dompet atau rekening kosong, berhenti merasakan kekurangan, berhenti bertindak seperti orang yang kekurangan. Setelah berhenti, ganti berpikir kekurangan menjadi berpikir kelimpahan, ganti dari merasakan kekurangan menjadi merasakan kelimpahan, dan ganti bertindak kekurangan menjadi bertindak layaknya orang yang berlimpah.

Mungkin bagi Anda yang mendengar ini terkesan sulit dicerna. Gampangnya begini. Misal kita hanya punya uang sepuluh ribu rupiah di dompet. Bagaimana kita berpikir dan merasakan berlimpah? Yaitu, kita bagikan dari sepuluh ribu kita ke lima orang / anak, masing-masing dua ribu, sehingga tertanam di alam bawah sadar kita, bahwa kita berlimpah. Kita harus berpikir dan merasakan dengan hati bahwa Tuhan Maha Berlimpah, kekayaan alam berlimpah. Di sekeliling kita uang berserakan di mana-mana, ada yang di Bank, ada yang di toko, ada yang di dompet orang lain, dan sebagainya. Kita tidak terpaku pada uang yang kelihatan di dompet kita, kita lebih fokus pada uang yang tidak terlihat, bahwa alam berlimpah, uang di mana-mana dan dapat berpindah kepada kita dengan sangat mudah dengan berbagai cara, misal dengan adanya orang memberikan peluang pekerjaan, atau memberi cuma-cuma yang tidak terduga, atau mendapatkan proyek, atau ada yang tiba-tiba mengajak bekerja-sama, ada yang tiba-tiba memborong barang dagangan kita, dan banyak lagi cara-cara yang kadang tidak terpikirkan.

Di antara berpikir kelimpahan adalah kita suka membagi-bagikan rezeki yang kita dapat karena kita berpikir, dan kita merasakan uang kita tidak akan habis-habis, apalagi dengan berbagi dengan sesama. Dalam ajaran agama apa pun, mengajarkan bahwa berbagi dengan sesama selalu mendapat balasan kebaikan bermacam-macam dan berlipat-ganda. Dalam ajaran Islam misalnya, orang yang bersedekah akan diberi balasan Tuhan 10 kita lipat, 70 kali lipat, dan 700 kali lipat.

Selalu ada jalan keluar bagi orang yang menjadikan sedekah kebiasaan. Sehingga dengan membiasakan bersedekah, layaknya kita memiliki konsep investasi ke alam, atau menanam benih tanaman, yang sewaktu-waktu kita pasti akan memanennya. Dan kita tidak perlu menunggu-tunggu hasil panen. Karena sudah ada jaminan bahwa kita pasti mendapatkannya. Orang yang bersedekah pasti dibalas, jadi ketika kita bersedekah kita tidak perlu berharap-harap dan menunggu sedekah itu kembali lebih banyak. Sedekah ,... dan lepaskan... ikhlaskan. Biar Tuhan yang mengetahui kapan dia akan kembali membawa teman-temannya kepada kita.

Jadi ringkasnya, kita coba pakai studi kasus:

Kita punya uang di dompet atau rekening sepuluh ribu rupiah, bagaimana kita adalah orang yang berlimpah?
  1. Berpikir berlimpah: Uang kita memang yang tampak hanya sepuluh ribu, tapi yang tidak tampak jauh lebih banyak;
  2. Merasakan berlimpah: Kita merasakan uang kita gak habis-habis, selalu datang ketika kita belanjakan, selalu ada ketika kita membutuhkan, selalu ada solusi untuk membayar tagihan;
  3. Bertindak berlimpah; bagi-bagikan uang sepuluh ribu itu ke dua orang atau ke 5 orang dengan porsi yang sama. 
Tiga poin ini bila terus-menerus kita terapkan, akan tertanam ke alam bawah sadar kita, menjadi habit atau kebiasaan, mengundang keberlimpahan bagi kita, mengubah arah berlawanan dari sebelumnya. Dari kekurangan ke berkecukupan dan kelimpahan, dari kegelisahan kepada ketenangan dan kedamaian, dari kemiskinan kepada kekayaan.



Share:

24 April 2025

Tujuh Langkah Menuju Sukses Menurut Brian Tracy



Brian Tracy menyebutkan dalam sebuah buku karangannya berjudul Unstoppable mengenai tujuh langkah menuju sukses, yaitu:

  1. Bangun satu jam lebih awal setiap pagi untuk membaca dan meningkatkan keterampilan anda. orang kaya membaca satu sampai dua jam setiap hari. Orang miskin tidak membaca sama sekali, kecuali koran, mungkin.
  2. Tuliskan Tujuan/Niat anda dalam buku catatan setiap hari. Tuliskan ulang tujuan utama anda setiap hari tanpa melihat halaman sebelumnya untuk memprogram di dalam otak.
  3. Rencanakan setiap hari, sehari sebelumnya. Buat semua daftar yang perlu anda lakukan sebelum memulai hari. Hal ini akan meningkatkan produktifitas anda sebanyak 25%.
  4. Fokus dan konsentrasi pada tugas yang paling penting. Anda akan meningkatkan produktifitas sebesar 50-100% dengan memulai dan menyelesaikan tugas paling penting terlebih dahulu setiap hari. Ini satu dari banyak prinsip kesuksesan terbesar sepanjang sejarah.
  5. Setelah setiap kejadian penting, kaji ulang setiap tindakan anda. Apakah yang saya lakukan benar? bagaimana jika saya melakukannya berbeda? Menulis pengalaman ini akan meningkatkan kecepatan belajar anda 5 sd 10 kali. Saat menulis, jawaban tersebut masuk ke pikiran alam bawah sadar, dan jawaban menjadi bagian  dari sistem operasi permanen.
  6. Dengarkan program audio sepanjang waktu selama anda bisa. Sekarang sudah banyak audio berisi ratusan jam pembelajaran terbaik di dunia. Ganti kebiasaan saat menyetir, jika biasanya mendengarkan musik, ubah menjadi mendengarkan audio pembelajaran. Mobil bisa menjadi tempat kuliah di jalan. Jangan berhenti memperoleh informasi.
  7. Perlakukan setiap orang yang anda temui seolah-olah mereka adalah orang paling penting di dunia. Perlakukan orang dengan santun, penuh rasa hormat, menyenangkan, ramah, sikap riang, dan sopan. bersikaplah baik kepada orang lain. Orang paling sukses di dunia dikenal sebagai orang yang baik dan menyenangkan. Cukup lakukan itu. Setiap pintu peluang akan terbuka untuk anda.


Share:

Pengunjung

BTemplates.com

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.